Selasa, 16 Maret 2010

METODE ILMIAH

Metode ilmiah merupakan suatu prosedur (urutan langkah) yang harus dilakukan untuk melakukan suatu proyek ilmiah (science project). Secara umum metode ilmiah meliputi langkah-langkah berikut:

· Observasi Awal

· Mengidentifikasi Masalah

· Merumuskan atau Menyatakan Hipotesis

· Melakukan Eksperimen

· Menyimpulkan Hasil Eksperimen

Setelah topik yang akan diteliti dalam proyek ilmiah ditentukan, langkah pertama untuk melakukan proyek ilmiah adalah melakukan observasi awal untuk mengumpulkan informasi segala sesuatu yang berhubungan dengan topik tersebut melalui pengalaman, berbagai sumber ilmu pengetahuan, berkonsultasi dengan ahli yang sesuai.

· Gunakan semua referensi: buku, jurnal, majalah, koran, internet, interview, dll.

· Kumpulkan informasi dari ahli: instruktur, peneliti, insinyur, dll.

· Lakukan eksplorasi lain yang berhubungan dengan topik.

Permasalahan merupakan pertanyaan ilmiah yang harus diselesaikan. Permasalahan dinyatakan dalam pertanyaan terbuka yaitu pertanyaan dengan jawaban berupa suatu pernyataan, bukan jawaban ya atau tidak. Sebagai contoh: Bagaimana cara menyimpan energi surya di rumah?

· Batasi permasalahan seperlunya agar tidak terlalu luas.

· Pilih permasalahan yang penting dan menarik untuk diteliti.

· Pilih permasalahan yang dapat diselesaikan secara eksperimen.

Hipotesis merupakan suatu ide atau dugaan sementara tentang penyelesaian masalah yang diajukan dalam proyek ilmiah. Hipotesis dirumuskan atau dinyatakan sebelum penelitian yang seksama atas topik proyek ilmiah dilakukan, karenanya kebenaran hipotesis ini perlu diuji lebih lanjut melalui penelitian yang seksama. Yang perlu diingat, jika menurut hasil pengujian ternyata hipotesis tidak benar bukan berarti penelitian yang dilakukan salah.

· Gunakan pengalaman atau pengamatan lalu sebagai dasar hipotesis

· Rumuskan hipotesis sebelum memulai proyek eksperimen

Eksperimen dirancang dan dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Perhitungkan semua variabel, yaitu semua yang berpengaruh pada eksperimen. Ada tiga jenis variabel yang perlu diperhatikan pada eksperimen: variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol.

Varibel bebas merupakan variabel yang dapat diubah secara bebas. Variabel terikat adalah variabel yang diteliti, yang perubahannya bergantung pada variabel bebas. Variabel kontrol adalah variabel yang selama eksperimen dipertahankan tetap.

· Usahakan hanya satu variabel bebas selama eksperimen.

· Pertahankan kondisi yang tetap pada variabel-variabel yang diasumsikan konstan.

· Lakukan eksperimen berulang kali untuk memvariasi hasil.

· Catat hasil eksperimen secara lengkap dan seksama.

Kesimpulan proyek merupakan ringkasan hasil proyek eksperimen dan pernyataan bagaimana hubungan antara hasil eksperimen dengan hipotesis. Alasan-alasan untuk hasil eksperimen yang bertentangan dengan hipotesis termasuk di dalamnya. Jika dapat dilakukan, kesimpulan dapat diakhiri dengan memberikan pemikiran untuk penelitian lebih lanjut.

Jika hasil eksperimen tidak sesuai dengan hipotesis:

· Jangan ubah hipotesis

· Jangan abaikan hasil eksperimen

· Berikan alasan yang masuk akal mengapa tidak sesuai

· Berikan cara-cara yang mungkin dilakukan selanjutnya untuk menemukan penyebab ketidaksesuaian

· Bila cukup waktu lakukan eksperimen sekali lagi atau susun ulang eksperimen.

Minggu, 14 Maret 2010

Karya Ilmiah

Hakikat Karya Ilmiah

karya ilmiah adalah tulisan/karya tulis ilmiah merupakan karya seseorang didasarkan atas kebenaran logika rasional dan kebenaran ilmiah. Berupa karya ilmiah hasil peneltian lapangan atau laboraturium dan karya ilmiah hasil ide atau inovasi baru, seperti berupa skrisi, tesis, desertasi, dan hasil penelitian lainnya serta artikel, jurnal, makalah, buku ajar, dan sejenisnya.

Konsep dan Karakteristik Karya Ilmiah

· Ilmiah merupakan pernyataan empiris yang paling tinggi dari empat jenis kebenaran ilmiah sbb.

· Kebenaran otoriter yaitu kebenaran pengetahuan yang diambil/berasal dari pernyataan tokoh yang berkuasa seperti raja, uskup, kepala adat, dan sejenisnya.

· Kebenaran mistik yaitu kebenaran pengetahuan yang diambil/berasal dari pernyataan yang terkait dengan kepercayaan dengan hal-hal gaib seperti kepercayaan terhadap para dewa.

· Kebenaran logika rasional yaitu kebenaran pengetahuan yang diambil/berasal dari kaidah dan prosedur logika formal atau pola pikir (rasional) manusia.

· Kebenaran ilmiah yaitu kebenaran pengetahuan yang berasal dari gabungan dari suatu anggapan terhadap suatu permasalahan yang kemudian diuji datanya untuk menghasilkan pernyataan ilmiah dengan menggunakan prosedur atau metode ilmiah baik secara deduktif maupun induktif.

Persiapan Penulisan Karya Ilmiah

· Menentukan jenis karya ilmiah yang akan ditulis (hasil penelitian atau non-hasil penelitian)

· Mengidentifikasi permasalahan dan judul karya ilmiah yang akan ditulis

· Mengumpulkan bahan-bahan (pustaka) yang dibutuhkan

· Memahami rambu, isi, dan kompnen karya tulis ilmiah yang akan ditulis

· Memahami berbagai aturan jenis karya ilmiah yang akan ditulis, dls

Bentuk karya ilmiah hasil penelitian:

· penelitian tindakan termasuk penelitian tindakan kelas.

· Karya skripsi

· karya tesis

· karya desertasi

· artikel ilmiah

· jurnal ilmiah serta

· berbagai makalah dan buku ilmiah yg ditulis berdasar hasil riset.

Tulisan karya ilmiah non-riset:

· buku atau bahan ajar

· artikel teoritik/konsep

· jurnal berupa teoritik/konsep

· makalah ilmiah atau sejenisnya.