Minggu, 14 Maret 2010

Induktif dan Deduktif

Bernalar adalah suatu proses berpkir yang menyangkut cara mengambil/menarik suatu kesimpulan sebagai suatu pengetahuan menurut suatu alur atau kerangka berpikir tertentu.

Ada dua macam penalaran ilmiah. Pertama, penalaran induktif. Kedua, penalaran deduktif. Dua macam penalaran tersebut menunjuk pada dua cara menarik kesimpulan.

Penalaran induktif adalah proses penarikan kesimpulan yang umum (berlaku untuk semua/banyak) atas dasar pengetahuan tentang kasus-kasus individual (khusus). Penalaran induktif berkaitan erat dengan pengamatan inderawi (observasi) atas kasus-kasus sejenis lalu disusunlah pernyataan-pernyataan yang sejenis pula sebagai dasar untuk menarik kesimpulan yang berlaku umum. Misalnya observasi terhadap 10 batang logam yang dipanasi berturut-turut dengan hasil “sama” yakni memuai. Pengamatan itu secara formal dapat disusun sebagai suatu bentuk penalaran formal sebagai berikut:

“Logam 1 dipanasi dan memuai.

Logam 2 dipanasi dan memuai.

Logam 3 …

Logam 10 dipanasi dan memuai.

Jadi, semua logam dipanasi dan memuai.”

Skema Induksi pengetahuan yang lebih umum

Kenyataan

Pengetahuan yang lebih konkrit dan khusus

Dari contoh di atas terlihat bahwa kesimpulan dalam penalaran induktif merupakan generalisasi sehingga kesimpulan itu pasti lebih luas dari premis atau titik pangkal pemikiran. Dengan demikian selalu ada bahaya bahwa orang menarik kesimpulan umum dari alasan yang tidak mencukupi, atau menganggap sudah pasti sesuatu yang belum pasti. Generalisasi tergesa-gesa dapat menjerumuskan kita sehingga kita menarik kesimpulan umum tentang sesuatu yang sebenarnya tidak berlaku umum. Untuk itu perlu dipelajari secara ilmiah syarat-syarat yang harus dipenuhi agar dari jumlah kejadian yang kecil atau sedikit – sebagai sample kita dapat menarik kesimpulan yang berlaku umum tanpa melanggar kebenaran.

Penalaran induktif bertitik tolak dari kasus-kasus individual dan menarik kesimpulan umum. Kesimpulan dalam penalaran induktif tersebut merupakan sintesis atau penggabungan dari apa yang disebut sebagai titik pangkal pemikiran/premis, maka penalaran induktif disebut juga penalaran sintesis. Karena itu pula penalaran induktuf tidak bersifat sahih atau tidak sahih melainkan apakah kesimpulan dari suatu penalaran induktif lebih probabel dibandingkan dengan yang lain. Kalau begitu benarnya kesimpulan dalam penalaran induktif bergantung pada sample yang dijadikan alasan. Kalau alasan (premis) mencukupi maka kesimpulan benar (bukan pasti benar); sedangkan jika alasan (premis) tidak mencukupi maka kesimpulannya mungkin benar.

Dalam penalaran deduktif, penarikan kesimpulan bertitik tolak dari penyataan-pernyataan yang bersifat umum, kita menarik kesimpulan yang bersifat khusus. Penarikan kesimpulan secara deduktif memakai pola berpikir yang disebut silogisme. Silogisme adalah argumentasi yang terdiri dari tiga penyataan. Dalam silogisme itu, dari dua penyataan yang sudah diketahui (premis), kita turunkan pernyataan yang ketiga (kesimpulan).

Misalnya:

“Semua manusia akan mati.

Socrates adalah malaikat.

Jadi, Socrates akan mati.”

Pengetahuan yang telah umum

Deduksi

Kenyataan

Pengetahuan yang konkrit/khusus

Kunci untuk mengerti argumen di atas adalah istilah “manusia” pada pernyataan pertama dan pernyataan kedua. Artinya kalau diketahu bahwa “semua manusia akan mati” dan “Socrates adalah manusia” maka konsekuensi logisnya adalah “Socrates akan mati”. Kesimpulan bahwa “Socrates akan mati” merupakan hasil analisa dari dua pernyataan alasan (“ semua manusia akan mati”). Maka kesimpulan dalam penalaran deduktif bersifat analistis – tautologis sebab kesimpulan itu sudah termuat dalam titik pangkal pemikiran. Di sinilah penalaran deduktif bersifat sahih (kalau kesimpulannya diturunkan secara logis dari premis) atau tidak sahih (kalau kesimpulannya tidak diturunkan secara logis dari premis). Kesimpulan penalaran deduktif pasti 100% kalau argumentasi benar dari segi logika formal.

Misalnya:

“1 + 1”. ‘1 + 1” adalah premis (titik pangkal, alasan, atau data yang diketahui). “2” adalah kesimpulan yang pasti 100% sebab diturunkan secar alogis dari “1+1”. Kesimpulan itu (“2”) secara implisit sudah ada pada premis maka kesimpulan (“2”) tidak lebih luas dari premis itu. Kesimpulan “2” itu adalah hasil analisis atas premis “1+1”.

Manakah unsur-unsur penalaran deduktif?

Unsur-unsur penalaran deduktif dapat dikategorikan berdasarkan dua aspek. Pertama, aspek kegiatan mental. Kedua, aspek ekspresi verbal.

Unsur-unsur penalaran deduktif yang merupakan aktivitas akal budi meliputi pengertian/konsep, putusan, dan penyimpulan. Ketiga unsur tersebut terungkap secara verbal dalam bentuk kata/kelompok kata (term), pernyataan/kalimat berita (proporsial), dan rangkaian logis tiga pernyataan (silogisme).

Tabel

Induksi Deduksi
Proses pemikiran yang di dalamnya akal kita bertolak dari pengetahuan tentang beberapa kejadian/peristiwa/hal yang lebih konkret atau “khusus” lalu menyimpulkan hal yang lebih “umum”. Proses pemikiran yang di dalamnya akal kita bertolak dari pengetahuan yang lebih “umum” untuk menyimpulkan hal yang lebih “khusus”.
Kesimpulan dalam penalaran induktif bersifat generalisasi, sintesis karena itu tidak menjamin kepastian mutlak. Kesimpulan dalam penalaran deduktif bersifat analitis karena itu pasti seratus persen kalau argumentasinya sahih dari sudut logika formal.
Penalaran induktif tidak bersifat sahih/tidak sahih melainkan apakah satu penalaran induktif lebih probabel (tergantung sampel yang dijadikan alasan penyimpulan) dari yang lain. Tinggi rendahnya kadar kebolehjadian dalam kesimpulan bergantung pada alasan. Kalau alasan cukup, kesimpulan benar, kalau alasan tidak cukup kesimpulan mungkin benar. Penalaran deduktif bersifat sahih kalau kesimpulan relevan pada alasan/premis atau tidak sahih kalau kesimpulan tidak relevan pada proses.
Penalarn induktif tidak bisa siap dipakai untuk membenarkan induksi. Penalaran deduktif adalah dasar untuk membangun dan menilai prinsip-prinsip ilmu pengetahuan.



Sabtu, 13 Maret 2010

Data dan Fakta

Data

Data adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti "sesuatu yang diberikan". Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra.
Dalam keilmuan (ilmiah), fakta dikumpulkan untuk menjadi data. Data kemudian diolah sehingga dapat diutarakan secara jelas dan tepat sehingga dapat dimengerti oleh orang lain yang tidak langsung mengalaminya sendiri, hal ini dinamakan deskripsi. Pemilahan banyak data sesuai dengan persamaan atau perbedaan yang dikandungnya dinamakan klasifikasi.

Fakta

Fakta ialah segala sesuatu yang tertangkap oleh indra manusia. Catatan atas pengumpulan fakta disebut data. Fakta seringkali diyakini oleh orang banyak (umum) sebagai hal yang sebenarnya, baik karena mereka telah mengalami kenyataan-kenyataan dari dekat maupun karena mereka dianggap telah melaporkan pengalaman orang lain yang sesungguhnya.
Dalam istilah keilmuan fakta adalah suatu hasil observasi yang obyektif dan dapat dilakukan verifikasi oleh siapapun.
Diluar lingkup keilmuan fakta sering pula dihubungkan dengan:

• Suatu hasil pengamatan jujur yang diakui oleh pengamat yang diakui secara luas
1. Galat biasa terjadi pada proses interpretasi makna dari suatu observasi.
2. Kekuasaan kadang digunakan untuk memaksakan interpretasi politis yang benar dari suatu pengamatan.
• Suatu kebiasaan yang diamati secara berulang; satu pengamatan terhadap fenomena apapun tidak menjadikan itu sebagai suatu fakta. Hasil pengamatan yang berulang biasanya dibutuhkan dengan menggunakan prosedur atau definisi cara kerja suatufenomena.
• Sesuatu yang dianggap aktual sebagai lawan dari dibuat
• Sesuatu yang nyata, yang digunakan sebagai bahan interpretasi lanjutan
• Informasi mengenai subyek tertentu
• Sesuatu yang dipercaya sebagai penyebab atau makna



Jumat, 12 Maret 2010

PENALARAN DAN PROPOSISI

Penalaran

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar. Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya
disebut dengan konklusi (consequence).

Contoh :

Anggur 1 berwarna hijau rasanya manis
Anggur 2 berwarna hijau rasanya manis
Anggur 3 berwarna hijau rasanya manis
Jadi, Semua anggur berwarna hijau rasanya manis

Proposisi

Proposisi adalah pernyataan yang dapat di buktikan benar salahnya.

Contoh : Matahari terbit dari arah timur kea rah barat

Macam-macam proposisi:

1. Proposisi sintetik

Adalah lukisan dari kenyataan empirik maka untuk menguji benar salahnya dapat diukur
berdasarkan sesuai dengan kenyataan empiriknya.

Contoh ; Pepaya itu manis.
Gadis itu gendut.
Jussuf Kalla adalah kaya raya

2. Proposisi Kategorik

Adalah Proposisi yang mengandung pernyataan tanpa adanya syarat.

Contoh : Hasan sedang sakit.
Anak-anak yang tinggal di Asrama adalah mahasiswa.
Orang akan mendapatkan suatu yang lebih dari yang mereka harapkan.

3. Proposisi Hipotetik

Kalau Proposisi kategorik menyatakan suatu kebenaran tanpa syarat, maka pada proposisi hipotetik kebenaran yang dinyatakan justru digantungkan pada syarat tertentu.

Proposisi hipotetik mempunyai dua bentuk

a. Bila A adalah B maka A adalah C
Contoh : Bila Hasan rajin ia akan naik kelas.

b. Bila A adalah B maka C adalah D
Contoh : Bila hujan, saya naik becak.

4. Proposisi Disyungtif

Seperti juga Proposisi hipotetik, proposisi disyungtif [ada hakikatnya juga terdiri dari dua buah proposisi kategorik. Ada 2 bentuk proposisi disyungtif yaitu proposisi disyungtif sempurna dan proposisi disyungtif tidak sempurna. Proposisi disyungtif sempurna mempunyai alternatif kontradiktif sedangkan Proposisi disyungtif tidak sempurna alternatifnya tidak berbentuk kontradiktif. Rumus pertama adalah :

A mungkin B mungkin non B, seperti :

Hasan berbaju putih atau berbaju non-putih.
Buaya mungkin masih hidup mungkin sudah mati (non-hidup).

Adapun untuk rumus kedua adalah :

A mungkin B mungkin C, seperti :

Hasan berbaju putih atau berbaju hitam.
Budi di toko atau di rumah.







Minggu, 03 Januari 2010

Tips Merawat Komputer

Mencegah lebih baik daripada menyembuhkan, seperti itulah pepatah menyebutkan. Maknanya adalah bahwa pencegahan di awal akan meminimalisir (bahkan menghilangkan) kerugian/dampak yang ditimbulkan dibanding ketika kita harus menyembuhkan karena sudah terkena. Pepatah ini berlaku pula untuk komputer.

Komputer menjadi lambat atau menjadi tempat bersarangnya virus salah satu sebabnya adalah akibat kebiasaan penggunaan yang salah dari kita sehingga komputer menjadi lebih rentan.

Dibawah ini ada 10 tips yang dapat kita terapkan sehingga komputer kita menjadi lebih sehat:

10. Jangan terlalu sering menggunakan jaringan peer

Meskipun jaringan Peer-to-peer (P2P) merupakan cara yang mudah dan cepat untuk bertukar file dengan pengguna di seluruh dunia namun jaringan P2P juga dapat menjadi cara yang cepat untuk menyebarkan virus di seluruh dunia. Jadi seandainya kita masih tetap akan menggunakan jaringan P2P maka pastikan keamanannya terlebih dahulu.

9. Reinstall

Jangan pernah berhenti mencoba, pepatah yang sering kita dengar yang berlaku juga ketika kita menginstal suatu software. Ketika kita tidak berhasil menginstal secara sempurna suatu software maka jangan dipaksakan. Rehatlah barang sejenak dan baca kembali petunjuk instalasinya yang biasanya sudah tersedia. Lalu hapus file instalasi yang sudah terlanjur ada di sistem dan kemudian (dianjurkan menggunakan Revo Uninstaller) instal ulang lagi.

8. Waspadai hard disk yang penuh

Hard disk yang penuh sedikit banyak akan mempengaruhi kinerja sistem secara keseluruhan dan idealnya adalah kita menyisakan sepertiga ruang kosong dari total kapasitas hard disk yang kita miliki. Mulailah berpikir untuk mengganti hard disk baru dengan kapasitas yang lebih besar atau membeli hard disk eksternal dan kemudian memindahkan file kita kesana.

7. Restart komputer

Mungkin terdengar seperti sesuatu yang bodoh, namun dengan merestart komputer terbukti dapat memecahkan masalah yang ada. Semakin lama sebuah sistem berjalan maka semakin banyak informasi yang tertinggal di memori dan itulah yang membuat sistem menjadi lambat dan bahkan dalam banyak kasus dapat menimbulkan crash.

6. Mendefragmen secara rutin

Mendefrag hard disk adalah sebuah kerjaan yang penting, yang tidak hanya dapat memberikan ruang lebih pada disk tapi juga meningkatkan jangka waktu hidupnya. Jadi mulailah secara rutin mendefrag hard disk agar kinerja sistem komputer kita tetap terjaga.

5. Hindari versi alpha dan beta

Versi Alpha, Beta dan Release Candidate sengaja dibuat dan ditujukan bagi para pengembang (developer) untuk menguji seberapa stabilnya software yang dibuat terhadap sistem atau pun seberapa rentan keamanan software tersebut sehingga bagi para pengguna kebanyakan lebih baik untuk menunda menggunakan software versi alpha dan beta agar terhindar dari masalah.

4. Kosongkan baterai

Salah satu cara untuk meningkatkan usia baterai adalah dengan mencabutnya setelah digunakan sampai kosong kemudian didiamkan selama beberapa jam atau mungkin seharian penuh, lalu pasang kembali dan chass sampai penuh. Selain dapat memperpanjang usia baterai, cara ini juga dapat membantu penyelamatan lingkungan karena baterai dapat bertahan lebih lama.

3. Keamanan aplikasi

Menggunakan aplikasi yang tidak aman akan membuka diri kita terhadap beragam masalah. Kelemahan aplikasi merupakan obyek serangan nomer satu ke komputer kita dan untuk itulah segera mem-patch aplikasi di komputer kita dengan update terbaru dan ingat untuk mengupdatenya langsung dari website resmi.

2. Mem-patch

Para pembuat software rutin mengeluarkan patch baik untuk aplikasi maupun sistem operasi dan itu dilakukan agar para pengguna terhindar dari masalah. Patch memperbaiki semua masalah mulai dari masalah kinerja sistem, stabilitas sampai kepada masalah keamanan. Jadi jangan lupa secara rutin mem-patch aplikasi dan sistem operasi kita.

1. Software keamanan

Menjelajah web tanpa software keamanan sekarang ini seperti menjelajah daerah bersalju tanpa mantel. Betapa pentingnya software keamanan sehingga seharusnya diinstal setelah kita menginstal sistem operasi. Software keamanan bisa berupa antivirus, firewall, antispyware dll. Dan pastikan juga software keamanan tersebut berasal dari perusahaan yang dapat dipercaya.




10 Virus Lokal Terganas

Virus Malingsi yang termasuk dalam jajaran virus baru, masuk ke dalam peringkat pertama virus yang paling banyak dilaporkan di periode ini. Diikuti oleh virus Autoit yang merupakan pemain lama, dan virus Doremi yang termasuk virus baru. Dan memang sebagian besar virus yang masuk dalam daftar sepuluh besar kali ini merupakan virus baru. Berikut daftar selengkapnya:

1. Malingsi

Virus bertubuh gemuk dengan ukuran 705.312 bytes ini dibuat menggunakan Visual Basic yang di-pack menggunakan PECompact. Sepertinya virus ini ditujukan untuk menyerang virus lain, ini terlihat dari pesan yang ada di tubuhnya. Virus ini berkembang biak dan menyebar menggunakan perantara mIRC, yang bertindak sebagai Bot.

2. Autoit varian

Ciri khas virus yang satu ini adalah dibuat menggunakan program automation scripting. Yang jika di compile menjadi sebuah file executable, yang juga di-pack menggunakan UPX. Dan hampir 90% virus autoit beserta semua varian yang kami miliki, menggunakan icon mirip folder dalam penyamarannya. Virus ini juga biasanya akan membuat sebuah file autorun.inf pada saat menyerang disk drive ataupun flash drive.

3. Doremi

Dalam database virus yang kami miliki, kami telah menemukan 4 varian dari virus ini yakni Doremi.A, B, C dan D. Ketiganya hampir tidak memiliki perbedaan dari segi coding. Varian A menggunakan icon mirip PCMAV, B dan C menggunakan icon yang mirip sebuah gambar kunci, dan varian D menggunakan icon bergambar kaca pembesar. Kesemuanya menggunakan teknik social engineering, agar seolah-olah seperti layaknya sebuah file program biasa. File virus yang dibuat menggunakan Visual Basic ini sepertinya memang sengaja ditaruh di internet untuk mengelabui user yang men-download-nya. Tidak ada teknik briliant yang ia terapkan, tapi pembuatnya telah menyediakan rutin jahat yang bertindak di tanggal tertentu, seperti tanggal 14 atau 8. Apa yang terjadi? Ia akan mencoba menghapus semua data yang ada di harddisk tanpa sepengetahuan user. Disaat komputer restart, yang tampil hanyalah “NTLDR is missing”. Bersamaan dengan file virus, biasanya Anda juga akan dapat menemukan sebuah file teks dengan nama Do-Re-Mi.txt yang isinya: “by Midnight Joker”.

4.Formalin

Pada update kali ini sudah dikenal 2 varian dari virus Formalin. Icon yang digunakan oleh virus ini menyerupai layaknya folder, dan ia dibuat menggunakan Visual Basic. Pada Formalin.D, ukuran filenya sebesar 18.432 bytes, dengan kondisi di-pack menggunakan UPX. Virus ini menciptakan folder “samaran” dengan nama seperti Bocoran soal UAN dan UAS, My Completed Downloads, Wallpaper Picture, krack Program, Jgn dibuka !!!, Nitip Data (jgn dihapus), dan lain sebagainya. Pada komputer terinfeksi, caption di Internet Explorer akan berubah menjadi “Your computer has been infected virus Formalin”. Ia juga mencoba untuk melumpuhkan “safe-mode” dengan cara menghapus beberapa registry terkait. Dan pada file properties sang virus, di bagian description milik version information akan ada tulisan seperti “Kasian dch loe”.

5. Purwo.B

Dibuat menggunakan Visual Basic, dengan badan berukuran sekitar 36KB, murni tanpa di-pack.Saat menginfeksi ia menciptakan sebuah folder dengan nama “Purwokerto Under Cover” yang diberi attribut hidden, dan sebuah file bernama “PurwokertoKotaSatria.exe” pada setiap drive yang ia temukan. Di dalam folder C:\Windows\System32\system juga ada file windows.exe, dan di C:\Windows\Shell\services.exe.

6. Plolonk

Virus produksi lokal yang satu ini dibuat menggunakan Visual Basic, dengan ukuran sebesar 67.072 byte dengan kondisi di-packscramble. Di registry, ia menciptakan item run baru di HKLM, dengan nama service yang menunjuk pada salah satu file induknya yang ada di direktori Windows dengan nama dllhost.exe. Selain itu, pada direktori tersebut dapat ditemukan pula sebuah file gambar yang akan dijadikan wallpaper olehnya dengan nama Pl0Lonx.jpg. Jadi pada komputer terinfeksi, wallpaper desktop dari komputer tersebut akan ia ubah menjadi gambar bertemakan “Linux SuSE”. Selain itu, untuk dapat aktif otomatis, ia juga menempatkan dirinya pada folder StartUp dengan nama Empty.pif. yang kemungkinan besar menggunakan UPX

7. Recycler varian

Yang menjadi ciri khas dari virus ini adalah teknik bagaimana ia menyebar. Dari semua varian yang kami miliki, cara yang dilakukannya adalah sama, yakni menyamar seperti layaknya Recycle Bin. Contohnya disaat virus ini menyerang flash disk. Di flash disk korban akan terdapat folder dengan nama Recycler yang di dalamnya terdapat folder yang menggunakan nama alpha numeric contohnya “S-1-5-21-1482476501-1644491937-682003330-1013″ dengan icon mirip dengan icon Recycle Bin. Jika folder ini di-klik atau diakses dari Explorer, file virus tidak akan nampak. Untuk melihatnya, Anda bisa masuk ke command prompt dengan perintah “dir /a”.

8. Buxto varian

Virus ini dibuat menggunakan Visual basic. Pada salah satu variannya, seperti contohnya Buxto.C, ia memiliki ukuran tubuh sebesar 266.240 bytes, tanpa di-pack. Icon virus ini menyerupai icon aplikasi browser Mozilla Firefox. Virus ini dikenal dapat membuat autorun di setiap drive yang ia temui untuk dapat menyebar. Dan satu hal, pesan yang disampaikan oleh virus ini cukup nyeleneh, seperti layaknya sebuah pesan iklan.

9. Minerva

Virus berukuran sekitar 340.981 bytes untuk Minerva.A dan 347.965 bytes untuk Minerva.B ini menggunakan tipuan sebagai flash games, dengan menggunakan icon yang mirip standar file flash. Jika user tergoda, dan tanpa sengaja mengaktifkan virus ini, yang muncul memang sebuah games. Dan games nya acak, bisa Mario Bros, Single Puzzle Hangman, atau yang lainnya. Ia memang menyimpan beberapa games pada tubuhnya. Yang tentunya ia lakukan untuk mengalihkan perhatian, padahal disatu sisi virus itu telah merasuki komputer sang korban, disaat user sedang asik memainkan games-nya. Virus ini mencoba masuk, dan me-registerrunning sebagai services. Anda pun bisa menemukan file induknya dengan mudah pada folder StartUp dengan nama minerva.com. So, hati-hati jika mendapatkan file games berbentuk flash games, periksa terlebih dahulu. dirinya pada HKLM\System\CurrentControlSet\Services dengan nama Minerva, berharap bisa..

10. Windx-Maxtrox

Virus yang dibuat dengan Visual Basic ini memiliki ukuran tubuh asli sekitar 77Kb, tanpa di-pack. Virus yang diduga kuat berasal dari daerah Sulawesi Utara ini memiliki kemampuan infeksi file executable. Tepatnya, ia akan menginfeksi program yang ada di direktori Program Files. Teknik infeksi yang cukup cerdik ia terapkan untuk menghindari pendeteksian engine heuristic dari antivirus. Ciri khas yang dapat dikenali pada komputer terinfeksi adalah berubahnya gambar wallpaper dari desktop menjadi gambar animasi.


Mengatasi Virus Lokal Secara Manual


Menghadapi serangan berbagai macam virus komputer – dengan OS Microsoft Windows tentu saja – kebanyakan orang akan memikirkan bagaimana mendapatkan antivirus terbaru dan antivirus khusus untuk virus lokal tertentu karena kebanyakan software antivirus tidak mampu mendeteksinya. Berbeda dengan cara pikir yang sangat umum ini, saya menawarkan solusi alternatif menghadapi virus lokal yaitu membasminya secara manual.

Virus adalah program/aplikasi (=serangkaian perintah) yang mampu memperbanyak diri. Kebanyakan programer membuat virus-virus ini sebagai serangkaian perintah yang menyusup ke dalam barisan perintah-perintah dalam aplikasi-aplikasi lain. Virus-virus tertentu bahkan diprogram mampu menyelinap dalam master boot record ataupun sektor-sektor tertentu dalam disk dengan perlindungan khusus tanpa bisa dikenali pengguna sebagai file. Sayangnya pekerjaan cerdik ini tidak berlaku untuk kebanyakan virus lokal yang keberadaannya sangat mencolok dan mengundang permusuhan.

Berdasarkan titik lemah inilah kita dapat membasmi virus lokal secara manual. Ada dua acuan umum dalam membasmi virus secara manual yaitu menghentikan running virus dan melenyapkan virus-virus. Berdasarkan dua acuan ini anda dapat mengembangkan sendiri strategi anda tergantung kasus yang anda hadapi.

Bagian I: Menghentikan Running Virus

Untuk serangan virus yang dibuat dengan Visual Basic (VB) – untungnya kebanyakan virus lokal dibuat dengan VB – anda dapat menghentikan running virus dengan cara ‘menyingkirkan’ msvbvm50.dll dan msvbvm60.dll yang berada dalam direktori c:windowssystem32 yang merupakan virtual machine dari program-program yang dibuat dengan VB. Adapun istilah ‘menyingkirkan’ bisa diwujudkan dengan berbagai cara tergantung keadaan ataupun selera, yaitu dihapus (tidak dianjurkan), dipindah ke folder lain, atau diganti dengan nama lain. Selain itu caranya bisa dilakukan dengan berbagai cara tergantung dari tingkat serangan virus mulai dari menggunakan windows explorer, command prompt emulator pada windows (ketika virus menonaktifkan windows explorer), ataupun harus menjalankan windows dalam mode ‘save mode with command prompt only’ dengan menekan F8 pada awal windows startup untuk menampilkan startup menu. Jika virus masih tetap berjalan, berarti virus tidak dibuat dengan VB dan untuk menjalankan langkah selanjutnya anda harus menggunakan Linux atau OS lain yang tidak terpasang emulator untuk program-program windows.

Bagian II: Menghapus Virus-virus

Untuk melenyapkan virus-virus yang harus anda lakukan adalah mengumpulkan semua file aplikasi melalui find dengan entri nama *.exe, mengidentifikasi aplikasi-aplikasi yang merupakan virus, dan menghapus mereka. Jika menu find telah dinonaktifkan oleh virus, anda bisa memanggilnuya dengan menekan F3 (jauh lebih mudah daripada harus mengedit registry editor). Memvonis aplikasi sebagai virus sangat tergantung dari pengalaman dan insting anda, karena ciri-cirinya bisa sangat bervariasi; tetapi yang harus menjadi acuan adalah bahwa anda mencari hal-hal ‘tidak seperti yang semestinya dan berada di tempat semestinya’ atau terkesan disembunyikan. Aplikasi-aplikasi dengan icon Microsoft word Document atau icon folder bisa langsung divonis sebagai virus, tetapi aplikasi dengan ikon biasa pun harus anda curigai jika anda yakin siapapun tidak pernah memindahkannya ke sana. Untuk memperkecil ruang lingkup, anda juga perlu memperhatikan ukuran file karena banyak virus yang masing-masing mempunyai ukuran file sama.

Aplikasi yang telah anda vonis sebagai virus harus dihapus langsung dengan menekan sift+delete. Sebelumnya, pastikan semua data telah anda selamatkan dengan mengkopi isi dokumen dan di-paste di tempat lain dalam keadaan virus tidak runnig. Selamat beraksi.



Jumat, 01 Januari 2010

Resensi Film Sang Pemimpi


Pemain:Lukman Sardi, Mathias Muchus, Nugie, Landung Simatupang, Rieke Dyah Pitaloka, Yayu Unru, Vikri Septiawan, Rendy Ahmad, Azwir Fitrianto, Jay Wijayanto, Ariel Peterpan

Sang Pemimpi adalah sebuah film Indonesia tahun 2009 yang diadaptasi dari tetralogi novel Laskar Pelangi kedua, Sang Pemimpi, karya Andrea Hirata. Film ini disutradarai oleh Riri Riza dengan produser Mira Lesmana. Pengambilan gambar rencananya dimulai di Belitung (Belitong, dalam bahasa setempat) pada 1 Juli 2009 dan dijadwalkan selesai pada 21 Agustus 2009, dan akan dilakukan di beberapa lokasi di Manggar, Tanjung Pandan, Jakarta, dan Bogor.

Lain dengan Laskar Pelangi, Sang Pemimpi adalah film yang lebih remaja, porsi masa remaja pada tokoh utama sangat banyak. Mulai dari hubungan anak SMA dengan sang ayahnya, kenakalan-kenakalan remaja serta sampai pada cerita pencarian cinta. Lihat saja bagaimana diceritakan tokoh Jimbron (Azwir Fitrianto) yang naksir berat sama Laksmi atau bagimana cara tokoh Arai (Ahmad Syaifullah) menggoda pujaan hatinya Zakiah Nurmala (Maudy Ayunda), dengan menyanyikan lagu melayu.

Hmmm, memang film ini sangat kental nuansa melayunya. Lebih kental lagi dari seri seblumnya, Laskar Pelangi. Lagu melayu dalam film ini, beberapa kali diulang-ulang.

Yang patut ditiru oleh pembuat film negeri ini adalah bagaimana membuat orang tertawa dalam film ini. Adegan lucu dalam film ini tak harus memasang banci-bancian atau hal-hal yang jorok serta membuat kecacatan orang lain jadi bahan tertawaan. Adegan lucu dalam film ini, sungguh sangat natural. Walau kadang adegan yang akan muncul beberapa kali bisa ditebak. Seperti pada adegan Jimbron jadi kuda, atau adegan memekakan petikan kata insiprasi, pada saat giliran Jimbron, saya sudah tahu Jimbron akan mengulangi kelucuan seperti pada tokoh Ikal (Vikri Setiawan) yang memetik kata-kata inspirasi dari Bang Haji Roma Irama.

Masih menonjolkan pemandangan eksotis kepulauan, film SANG PEMIMPI dipenuhi kisah tentang kalangan pinggiran yang penuh perjuangan hidup untuk mencapai mimpi, keindahan persahabatan serta cinta tulus antara bapak dan anak.

Ilustrasi musik dalam film ini sama sekali tidak masuk, padahal yang saya tahu, film ini soundtracknya banyak diisi oleh musisi-musisi papan atas, sebut saja GIGI, Ungu, Bonita, Ipang dan NineBall.